Sejak dulu saya setiap bikin warnet gak pernah bikin router pake software, pasti pake hardware. Memang sich lebih gampang, tapi juga sekaligus gak nambah-nambah ilmu. Baru sekarang aja setelah setahun berlalu membuka warnet Villacomp dan juga karena router hardware nya udah sering ngadat (hang), saya membuat router dengan mikrotik versi 2.9.7.
Pertama sich saya gak tau mikrotik itu kaya apa …. setelah baca sana baca sini, akhirnya dengan nekat mencoba untuk membuat nya, dengan CPU P. III 800 Memory 256 dan Harddisk 20GB saya bikin router tersebut.
Karena selama ini hanya tau dengan windows aja, maka pada saat membuat mikrotik cukup kaget juga dengan bahasa-bahasanya yang jauh beda. Jadi selama ini kita hanya takut akan sesuatu yang baru karena pada dasarnya kita belum kenal aja …. tapi coba dech … setelah kita tau dan mengenal lebih jauh … wach .. asyiik banget dengan Mikrotik itu.
Asumsi dengan mempergunakan ISP Speedy
1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.
2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :
MikroTik v2.9.7
Login: admin <enter>
Password: (kosongkan) <enter>
Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin
dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.
3. Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]] >
4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “Villacomp” (nama ini sih bebas2 aja mo diganti)
[admin@Mikrotik] > system identity set name=Villacomp
[admin@Villacomp] >
5. Melihat interface pada Mikrotik Router
[admin@Villacomp] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@Villacomp] >
6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.1.2 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 192.168.110.1
[admin@Villacomp] > ip address add address=192.168.1.2
netmask=255.255.255.0 interface=ether1
[admin@Villacomp] > ip address add address=192.168.110.1
netmask=255.255.255.0 interface=ether2
7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@Villacomp] >ip address print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.1.2/24 192.168.1.0 192.168.0.63 ether1
1 192.168.110.1/24 192.168.110.0 192.168.110.255 ether2
[admin@Villacomp] >
8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.168.1.1
[admin@Villacomp] > /ip route add gateway=192.168.1.1
9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@Villacomp] > ip route print
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic,
C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 192.168.110.0/24 192.168.110.1 ether2
1 ADC 192.168.1.2/26 192.168.1.2 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.1.1 ether1
[admin@Villacomp] >
10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@Villacomp] > ping 192.168.1.1
192.168.1.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
192.168.1.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
[admin@Villacomp] >
11. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@Villacomp] > ip dns set primary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=no
[admin@Villacomp] > ip dns set secondary-dns=202.134.2.5 allow-remote-requests=no
12. Melihat konfigurasi DNS
[admin@Villacomp] > ip dns print
primary-dns: 202.134.0.155
secondary-dns: 202.134.2.5
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB
[admin@Villacomp] >
13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@Villacomp] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@Villacomp] >
Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.
14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@Villacomp]> ip firewall nat add action=masquerade outinterface=ether1 chain=srcnat
[admin@Villacomp] >
15. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@Villacomp]ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@Villacomp] >
Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox
yang bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita.
Misal Ip address server mikrotik kita 192.168.1.2, via browser buka http://192.168.1.2 dan download WinBox dari situ.
Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :
1.Buat IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.110.2-192.168.110.20
2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client Pada contoh ini networknya adalah 192.168.110.0/24 dan gatewaynya 192.168.110.1
/ip dhcp-server network add address=192.168.110.0/24 gateway=192.168.110.1
3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )
/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
4. Lihat status DHCP server
[admin@Villacomp]> ip dhcp-server print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0 X dhcp1 ether2
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih dahulu pada langkah 5.
5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0
kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti sudah aktif.
6. Tes Dari client
c:\>ping www.yahoo.com
Untuk selanjutnya download winbox dengan cara buka brwoser dan ketikan : 192.168.1.2, lalu download winbox yang ada di bagian kiri.
lengkap nya ada disini
http://www.mikrotik.com/docs/ros/2.9/root/queue
http://linux-ip.net/articles/Traffic…/overview.html
http://luxik.cdi.cz/~devik/qos/htb/
http://www.docum.org/docum.org/docs/
Referensi
http://mikrotik.com/
http://www.mikrotik.com/docs/ros/2.9/
http://fajar.uii.net.id/







0 Responses to “Mikrotik”